Laman

Sabtu, 24 Maret 2012

Puisimu

PUISIMU


Puisimu tertambat di hati
rentettan kata-kata manis tertancap dihati
membuat kami mati berdiri
terbius dalam lamunan sunyi


waktu mengantarkan kita dalam hari - hari
tapi, kini terasa ada luka perih
kata-kata manis ini menusuk seperti duri
membuat darah berceceran di sana sini

negeri yang tercinta ini
penuh dengan janji - janji
yang smakin hari semakin menghiasi
menyelimuti desa desa kami

ingin kucaci ingin ku maki
mereka yang mengumbar janji
yang bernama politisi
di negeri Indonesia ini




abu hafidz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar