PUISIMU
Puisimu tertambat di hati
rentettan kata-kata manis tertancap dihati
membuat kami mati berdiri
terbius dalam lamunan sunyi
waktu mengantarkan kita dalam hari - hari
tapi, kini terasa ada luka perih
kata-kata manis ini menusuk seperti duri
membuat darah berceceran di sana sini
negeri yang tercinta ini
penuh dengan janji - janji
yang smakin hari semakin menghiasi
menyelimuti desa desa kami
ingin kucaci ingin ku maki
mereka yang mengumbar janji
yang bernama politisi
di negeri Indonesia ini
abu hafidz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar