Laman

Sabtu, 26 September 2009

E. Abad Aquarius & F. Mewujudkan Impian

Bab 1 : E. Abad Aquarius
Sebelum memasuki orde dunia baru yang bersifat total menyeluruh, umat manusia akan memasuki abad aquarius yang merupakan waktu transisi, sebagaimana dinukilkan di dalam Bibel:
"Ketahuilah, apabila kamu memasuki kota, kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air (aquarius). Ikutlah dia ke dalam rumah yang dimasukinya." (Lukas 22:10).

Para Iluminasi menafsirkan ayat tersebut sebagai pertanda suatu zaman, di mana para anggota freemason harus aktif mencurahkan pencerahan kepada umat manusia, melakukan berbagai reformasi di segala bidang menuju kepada satu arah pandangan umat manusia. Peradaban dunia baru akan diantarkan oleh Iluminasi dengan bantuan berbagai organisasi yang dikendalikannya akan menuntun umat manusia untuk memasuki altar atau sinagog (tempat ibadah orang Yahudi, ed.) si pembawa kendi. Dengan air suci dari kendi itu, umat manusia akan dicerahkan dan disadarkan bahwa mereka adalah manusia yang satu (homo universalis). David Spangler merupakan tokoh yang sangat aktif memperkenalkan "warga negara planet" (planetary citizen).

Mereka mengakui bahwa tantangan terbesar dalam abad aquarius adalah adanya konflik, fitnah dan tantangan dari agama-agama, serta mereka yang masih menginginkan statusquo kekuasaannya. Mereka inilah yang menjadi sasaran reformasi kaum Iluminasi agar mengenal pintu pencerahan (enlightement). Prof. Malan mengakui hal tersebut dan berkata:
"Tantangan terbesar saat ini (abad aquarius) adalah mereka yang masih menginginkan atau berpegang teguh pada statusquo (the big challenge of our time is to convince those people who still cling to the old order)."

Pada abad aquarius ini atau menjelang berakhirnya abad 20, Iluminasi telah membuka berbagai organisasi pencerahan di seluruh pelosok negara maju, yang tugas utamanya meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan, mengikat tali persaudaraan menuju cita-cita "satu dunia baru" (novus ordo seclorum) tersebut. Beberapa pimpinan puncak organisasi dunia selalu dijabat oleh orang keturunan Yahudi yang sangat memahami misinya antara lain, sebagai berikut:
01. The World Alliance of Reformed Churches
02. Tara
03. New Group of World Servers
04. World Future Society
05. The Theosophical Society
06. The Association of Humanistic Movement
07. Global2000
08. Club of Rome
09. World Bank
10. IMF (International Monetery Fund)

Menjelang berakhirnya abad 20, seluruh paham Iluminasi sudah mulai merambah ke pelosok dunia. Yaitu, merambah sampai ke pranata sosial, kebudayaan, dan politik yang telah direncanakan akan menerima paham humanisme, liberalisme, sosialisme, serta keyakinan baru yang disisipkan ke tubuh para penganut agama tentang pentingnya: satu dunia baru, ekologi baru, serta suasana hidup yang baru. Berbagai organisasi kemasyarakatan sekuler harus menjadi "prajurit" dan "budak setia" untuk membuka jalan dan sekaligus sebagai koridor menuju cita-cita novus ordo seclorum. Berbagai publikasi, buku-buku bermutu, telekomunikasi, media massa harus menjadi satu jaringan dengan satu suara, dan satu nuansa kehidupan untuk menegakkan hukum kebebasan.

Seluruh organisasi yang ada harus membawa pesan-pesan simpatik dan membumi, misalnya: lingkungan hidup, kemanusiaan, liberalisme, dan sebagainya. Gerakan rahasia freemason harus memasuki seluruh tubuh organisasi, mencuci otak para intelektualnya, membebaskan diri dari dogma agama yang tidak toleran, serta politik despotisme (paham tentang kekuasaan tidak terbatas, ed.). 18

Kaum freemason sangat membanggakan Patung Kemerdekaan Amerika (statue of liberty) di New York sebagai lambang yang merepresentasikan jiwa dan semangat kebebasan dunia baru. Patung tersebut merupakan persembahan dari Auguste Bartholdi yang juga anggota tingkat ke-33 freemasonry.

Bab 1 : F. Mewujudkan Impian
Melihat kecenderungannya yang selalu mengkaitkan ajaran ketuhanan dengan nilai-nilai mistik/gaib (okultisme), perbintangan dan kejadian alam semesta, serta penafsiran-penafsiran kitab suci Bibel, sungguh sangat jelas bahwa Iluminasi dan freemason merupakan organisasi rahasia dengan nafas sinkretisasi, okultisme, dan sangat berbau mistik. Cita-citanya untuk menjadikan satu agama, menggabungkan ajaran konvensional yang dianut mayoritas manusia menunjukkan bentuk sikretisasi tersebut, yaitu menggabungkan seluruh paham kepercayaan dan agama menjadi satu agama yang tunduk pada Lucifer atau penyembahan kepada setan. Kentalnya ritual yang berbau mistik menunjukkan bentuk kebatinan dengan berbagai metode untuk mempengaruhi jiwa manusia. Mereka memanfaatkan segala bentuk kekuatan jiwa manusia, mulai dari telepati sampai vodoo (ilmu mistik Jamaika, ed.), karenanya mereka pun menganggap bahwa manusia merupakan sentral kekuatan di muka bumi ini. Segala macam penyembahan dan penuhanan harus dihapuskan melalui semangat kesatuan yang mendunia, di mana setiap manusia adalah "warga negara planet" dan makhluk alam semesta (homo universalis).

Mewujudkan impian Kerajaan Namrud (Nimrod) dan Menara Babil, bukan hanya bersifat pasif menunggu nasib, melainkan harus diusahakan melalui pemikiran yang cerdas, terencana, dan merasionalkan seluruh lambang-lambang atau ayat-ayat mistik yang berada dalam kitab suci yang bersifat multi-interpretasi dan fleksibel. Sebagai contoh adalah ayat yang terdapat pada Perjanjian Baru, Wahyu 13: 18:

"Yang penting di sini ialah hikmat berangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah enam ratus enampuluh enam (666)."

Mereka menafsirkan segala sesuatu menurut rencana-rencana pendirian satu pemerintahan. Walaupun begitu, kalangan agama Kristen lainnya mempunyai argumentasi, bahkan menolak penafsiran kaum iluminasi atau agama Kristen Jehovah yang menurutnya tidak berdasar atau bersifat subjektif:

Buku Novus Ordo Seclorum yang dikarang Adam Weishaupt selesai tanggal 1 Mei 1776 dan juga menjadi tanggal perayaan lahirnya Komunis, yang mereka anggap telah diberkati Tuhan. Terbukti bahwa komponen bilangan dari tanggal bulan dan tahun tersebut secara sengaja mengandung the Beast 666. (19)

Bagi kaum Iluminasi segala sesuatu yang ada di muka bumi ini selalu saling berkaitan dan mempunyai makna terhadap ajaran setan Lucifer, dan the Beast 666. Tidak ada satu kegiatan pun kecuali rencana dari "kebangkitan" dari Lucifer sebagai utusan dari kosmik Kristus yang di pimpin oleh Tuhan Jehovah. Setiap warga dunia harus menjadi saksi Jehovah, bersatu dalam satu kehidupan, cinta, dan kebebasan (life, love, and liberty).

Tahun 1999 merupakan "tahun setan". Pada tahun tersebut, kerusakan dan huru-hara akan timbul dari belahan bumi bagian timur Bila 1999 dibaca diari kanan ke kiri maka menjadi 666 dan 1.20 Mereka meramalkan bahwa tahun 1999 berarti tahun kekuasaan the Beast 666 yang berusaha untuk menegakkan "satu kekuasaan" (uno universum) dan sekaligus sebagai jembatan untuk menuju tahun kembalinya: kekuasaan Israel di muka bumi, Kerajaan Jehovah dan berdirinya menara Bibel, serta berkuasanya Kerajaan Namrud (Nimrod) yang menunjukkan awal dari kerajaan matahari yang cemerlang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar